PERILAKU PERTANDINGAN KUMITE YANG DI LARANG


Perilaku Pertandingan Kumite yang Di larang – Hellow sahabat Seni Pencak kali ini kita membahas tentang peraturan pertandingan kumite karate.Di dalam suatu pertandingan yang diselenggarakan pasti ada aturan yang mengikatnya.Begitu juga dengan karate mengadakan sebuah turnamen besar yang dinamakan pertandingan kumite harus mengikuti peraturan yang ada seperti area pertandingan kumite,pakaian resmi,durasi pertandingan,sistem penilaian,dan ada juga perilaku yang dilarang.

Semua aspek yang saya sebutkan tadi harus dipatuhi dan tidak boleh dilanggar.Di bawah ini akan saya jelaskan secara detail tentang peraturan pertandingan kumite karate dan perilaku yang dilarang saat pertandingan kumite.

AREA PERTANDINGAN KUMITE


pertandingan kumite karate

1.Area pertandingan harus rata dan tidak membahayakan peserta pertandingan

2.Area pertandingan harus berupa area persegi berdasarkan standar FORKI,dengan sisi-sisi sepanjang delapan meter (diukur dari luar) dengan tambahan dua meter pada semua sisi sebagai area aman,dan tempat peserta yang bertanding dan merupakan area kompetisi serta area aman.

3.Garis posisi wasit adalah berjarak dua meter dari garis tengah (titk tengah) dengan panjang garis 0,5 meter

4.Dua garis pararel masing-masing sepanjang 1 meter dibuat dengan jarak 1,5 meter dan titik tengah area pertandingan dan berada 90 derajad dengan garis wasit untuk posisi competitor AKA dan AO.

5.Para juri akan ditempatkan pada area aman,satu mengarah langsung ke wasit dan satu lagi masing-masing berada dibelakang peserta dengan jarak satu meter dari garis parimeter.Masing-masing akan dilengkapi dengan bendera merah dan biru.

6.Arbitor akan duduk di meja kecil sedikit diluar area pertandingan pada area aman,disebelah kiri wasit

7.Dia akan dilengkapi dengan sebuah bendera merah dan sebuah peluit

8.Pengawas skor duduk di meja administrasi antara pencatat skor dan pencatat waktu

9.Garis batas harus dibuat berjarak satu meter dan tempat beristirahat dalam area pertandingan dengan warna berbeda dari keseluruhan area ertandingan.

PAKAIAN RESMI


1.Peserta dan pelatih harus mengenakan seragam resmi yang telah ditentukan

2.Peserta harus mengenakan pakaian karate berwarna putih yang tidak bercorak atau tanpa garis

3.Salah satu peserta harus mengenakan sabuk berwarna merah dan peserta lainnya mengenakan sabuk berwarna biru.

4.Bju karate peserta ketika sudah diikat dengan sabuk minimal harus menutupi pinggul dan maksimal ¾ panjang paha

5.Peserta wanita menggunakan kaos putih polos didalam baju karate

6.Dewan wasit dapat menindak peserta yang melanggar tentang pakaian resmi.

DURASI PERTANDINGAN


1.Durasi pertandingan kumite tingkat SMA adalah 2 menit baik putra dan putri

2.Penghitungan waktu pertandingan dimulai ketika wasit memberi tanda untuk memulai (HAJIME) dan berhenti ketika wasit mengatakan YAME

SISTEM PENILAIAN


1.Suatu tehnik mendapatkan nilai apabila tehnik yang dilancarkan memenuhi kriteria sebagai beriku :

*) Bentuk yang baik

*) Sikap sportif

*) Ditampilkan dengan semangat yang tinggi

*) Memiliki kesadaran penuh

*) Waktu yang tepat saat melancarkan serangan

*) Jarak yang benar

2.Tingkatan Penilaian adalah :

a.)Ippon (3 angka),diberikan apabila peserta melakukan tehnik :

*) Tendangan ke arah kepala (Jodan)

*) Bantingan atau menyapu kaki lawan sehingga terjatuh ke matras dilanjutkan dengan tehnik yang menghasilkan angka

b)WAZA ARI (2 angka) diberikan apabila peserta melakukan tehnik :

*) Tendangan ke arah badan (Cudan)

*) Memukul pada bagian belakang badan termasuk belakang kepala dan bagian belakang leher

*)Kombinasi dari tehnik pukulan dimana setiap tehnik yang dilakukan sesuai dengan kriteria penilaian

*)Mmembuat lawan tidak seimbang (goyah) lalu memperoleh angka dengan tehnik tertentu

c).YUKO (1 angka) diberikan apabila peserta melakukan tehnik :

*)Pukulan ke arah badan (Cudan) maupun kepala (Jodan )

*)Pukulan dengan punggung tangan yang dilakukan dengan tehnik yang benar

PERILAKU YANG DILARANG SAAT PERTANDINGAN


Terdapat dua kategori yang dikelompokkan sebagai perilaku yang dilarang yaitu kategori 1 (C1) dan kategori 2 (C2) dengan rincian sebagai berikut :

a.)Pelanggaran Kategori 1 (C1) apabila peserta melakukan :

*) Melakukan tehnik serangan sehingga menghasilkan kontak yang kuat atau keras

*) Serangan ke arah lengan atau kaki ,tenggorokkan,persendian atau pangkal paha

*)Serangan ke arah wajah dengan tehnik serangan tangan terbuka

*) Tehnik membaring yang berbahaya dan dapat mencederai lawan

b.)Pelanggaran Kategori 2 (C2) apabila peserta melakukan :

*) Berpura-pura atau melebih-lebihkan cedera yang dialami

*) Keluar arena pertandingan (JOGAI) membahayakan diri sendiri dengan tidak memperhatikan keselamatan diri dari serangan lawan

*) Menghindar dari pertarungan yang mengakibatkan lawan kehilangan kesempatan untuk memperoleh nilai.

*) Merangkul,bergumul,mendorong atau menangkap lawan secara berlebihan tanpa mencoba melakukan tehnik serangan.

*)Melakukan tehnik serangan yang pada dasarnya tidak dapat dikontrol untuk keselamatan lawan.

*)Melakukan serangan dengan kepala,lutut,sikut

*) Berbicara kasar atau memanasi/menggoda lawan,tidak mematuhi perintah wasit,melakukan tindakan yang tidak pantas ke arah panel wasit serta tindakan lain yang melanggar etika.

Baca juga : Peralatan dan Pelaksanaan pertandingan Kata Karate

Demikianlah Peraturan Pertandingan Kumite serta Prilaku yang Dilarang saat Pertandingan Kumite.Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi anda para atlit karate.Selalu patuhi dan hormati segala peraturan yang ada.Terima kasih
SUMBER (MODUL PEMBELAJARAN KARATE,Penulis Drs.Andi Suntoda M.Pd.,Muhammad Nur Alif)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »