Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Kontrol Penjualan BBM Bersubsidi, Pertamina Luncurkan 'Kartu Sakti'

Kartu Sakti Pertamina
Nemukabar.com - Demam "Kartu Sakti", kini PT Pertamina ikut merilis Kartu Survey Solar (KKS) untuk mengontrol penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Solar bersubsidi. Peluncuran ini dilakukan oleh Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya.

Sosialisasi tersebut dilakukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Yos Sudarso, Tarakan, Kalimantan Utara. Alih-alih untuk melakukan kontrol penjualan BBM bersubsidi jenis Solar, PT Pertamina mengklaim penggunaan KKS ini bisa digunakan untuk mengontrol kuota BBM bersubsidi agar tak salah sasaran.

"Upayanya untuk membatasi pembelian BBM bersubsidi jenis Solar dan sebagai kontrol agar kuota BBM bersubsidi tidak disalahgunakan oleh para pembeli," ujar Hanung, Minggu (23/11/2014).

Selain di kota Tarakan, KKS nanti akan dioperasikan di beberapa SPBU dan Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) di seluruh kota di Indonesia. Diantaranya adalah Batam, Tanjung Pinang, Pekan Baru, dan Belitung.

Sebagai upaya kontrol, PT Pertamina akan melakukan kebijakan bagi para pemegang KKS hanya mendapatkan  jatah pembelian maksimal Rp. 200 ribu per hari. Selebihnya, pembeli tidak akan dilayani.

Untuk mendapatkan "Kartu Sakti" Pertamina tersebut, masyarakat bisa mengambilnya di seluruh SPBU dan APMS. Bahkan rencananya, KKS ini akan ditransformasikan menjadi Kartu BBM (fuel card) di seluruh Indonesia.

Redmi Note Akan Mendarat di India Bulan Depan

Redmi Note
Nemukabar.com - Perkembangan teknologi saat ini membuat berbagai perusahaan pembuat smartphone semakin berkembang. Salah satunya adalah Xiaomi. Produsen perangkat teknologi asal Tiongkok tersebut tampaknya masih memiliki stamina lebih untuk menghadirkan produk-produk unggulannya di berbagai pasar dunia.

Bahkan baru-baru ini, pemilik brand "Mi" tersebut mengumumkan akan mengkapalkan gadget Redmi Note di pasar India. Rencananya, produk perangkat jenis phablet tersebut akan ada di pasar smartphone bulan Desember 2014 nanti.

Menurut informasi yang disampaikan oleh The Techolic, Redmi Note sudah bisa dibeli oleh masyarakat India pada tanggal 2 Desember 2014. Percepatan penjualan ini tampak terlihat dengan agenda lomba yang diselenggarakan oleh Mi India di akun resmi Facebooknya.. Kontes tersebut berakhir pada tanggal 21 November 2014 kemarin sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Xiaomi sudah menetapkan 5 pemenang kontes dan masing-masing akan mendapatkan Redmi Note gratis.

Menurut keterangan yang dirilis oleh Mi India, Redmi Note memiliki spesifikasi unggulan. Diantaranya adalah dari sisi kamera. Untuk kamera utama, Redmi Note telah dilengkapi dengan kamera beresolusi 13 Megapiksel. Sementara untuk kamera depan sudah dilengkapi dengan ukuran 5 Megapiksel.

Redmi Note tampil dengan ukuran layar 5,5 inci High Definition dengan ketahanan baterai 3.100 mAh. Sedangkan untuk dapur pacunyam Redmi Note telah dilengkapi dengan prosesor 8-Core MTK 6592 berkecepatan 1,7GHz.

Untuk pilihan warna, Redmi Note telah hadir dengan enam warna pilihan, diantaranya adalah abu-abu, hitam, merah muda, biru tua, biru laut dan putih. Sebagai maharnya, Redmi Note dibandrol dengan harga 9.999 rupee atau setara dengan Rp. 1.965.912.

Tak Mau Renang, Siswa Ini Diseret Gurunya Sendiri

Siswa diseret paksa guru renangnya
California, Nemukabar.com - Sebuah peristiwa buruk terjadi saat mata pelajaran Berenang di Edision High School, Stockton, California, Amerika Serikat. Tampak dalam sebuah video, sang guru bernama Denny Paterson mencoba memaksa siswanya untuk masuk ke kolam renang saat mata pelajarannya di mulai.

Aksi paksaan ini pun membuat sang siswa berusia 14 tahun tersebut menolak. Dengan mengenakan bra merah muda dan rok pendek hitam, ia pun meronta dan menolak masuk ke kolam renang lantaran tak ingin rambutnya rusak.

Mencoba memaksa, sang guru berbadan tambun itu pun menyeret siswanya dengan paksa. Melihat rekannya diperlakukan seperti itu, teman-teman sekelasnya pun mencoba menghentikan aksi paksa sang guru tersebut dengan memukul guru.

Merasa tak terima dengan perlakuan salah satu guru, orang tua dan pihak pengacara siswa pun meminta agar pihak sekolah memberikan penjelasan secara resmi. Bahkan dalam pengakuannya, sang ibu merasa sangat terpukul dan ingi menangis atas apa yang telah menimpa putrinya itu.

"(Peristiwa) Itu membuat saya ingin menangih. Saya sangat marah. (Guru) itu memperlakukan semua itu di depan banyak orang," kata ibu korban seperti dikutup oleh Mirror.co.uk, Sabtu (22/11/2014).

Pasca insiden itu, sang guru yang sudah bekerja di sekolah tersebut selama 10 tahun dipaksa untuk cuti sehingga kasus tersebut bisa segera terselesaikan.

Ini Motif dan Kronologi Pembunuhan Sri Wahyuni

pembunuhan sri wahyuni
Nemukabar.com - Pembunuhan sadis Tri Wahyuni (42) di kawasan lapangan parkir terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta terungkap. Sang pembunuh yang diketahui bernama Jean Alter Hulisean pun sudah dicokok dikediamannya di Papua.

Menurut keterangan Kepala Satuan Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Azhari Kurniawan, pelaku nekat membunuh korban lantaran sering dituduh selingkuh. Merasa tak tahan dengan tuduhan itu, Jean pun mencekik korban hingga meregang nyawa.

Kejadian ini bermula saat keduanya pulang dari Puncak, Bogor. Saat kembali ke jakarta, mereka menyempatkan diri singgah di sebuah rumah makan di kawasan Blok M. Dari sana insiden cek-cok keduanya terjadi. 

Sambil minum-minum, tiba-tiba Sri melontarkan kalimat yang memojokkan pelaku yang dituduh telah memiliki wanita lain selain dia. Pertengkaran keduanya pun semakin berlarut hingga pelaku meminta korban mengantarkannya ke bandara karena ingin pulang kampung ke Papua.

"Mereka terlibat cekcok mulut saat minum-minum, korban menuduh pelaku telah berselingkuh dan memiliki hubungan dengan wanita lain. Pertengkaran terus berlanjut hingga pelaku meminta korban mengantarkannya ke bandara," ujar Kompol Azhari, Minggu (23/11/2014).

Sampai di bandara, cek-cok mulut pun masih berlanjut hingga pelaku keluar dari mobil. Namun tak berlangsung lama, pelaku kembali ke dalam mobil dan mencekik korban hingga tewas. 

"Ketika pelaku keluar dari mobil, ternyata dia kembali lagi ke dalam mobil dan pelaku langsung mencekik korban hingga tewas," imbuhnya.

Setelah memastikan korban tewas, pelaku pun meninggalkannya di dalam mobil dalam kondisi mobil terkunci. Pelaku pun langsung terbang ke Papua. Sementara itu setelah beberapa hari, korban ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam mobil.

Atas kejadian ini, pelaku pun diancam dengan pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan dengan ancaman 15 tahun kurungan. 

"Saat ini pelaku sudah kami amankan di Polres Bandara Soetta. Diancam pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan Sengaja," tutup Kompol Azhari. (mib).

Nusron Wahid Ditunjuk Sebagai Kepala BNP2TKI Baru

Nusron Wahid
Nemukabar.com - Anggota DPR RI, Nusron Wahid tampaknya cukup bisa tersenyum saat dirinya ditunjuk untuk mengisi kursi strategis di Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang baru menggantikan Gatot Abdullah Mansyur.

Penunjukan ini disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara Konferensi Besar XV Fatayat PBNU di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat. Hanya saja, mantan Ketua Umum Palang Merah Indonesia tersebut meminta kepada masyarakat agar sabar menunggu Nusron dilantik.

"Dia kan belum dilantik, jadi nunggu saja setelah dilantik baru sah," kata Jusuf Kalla di Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Penunjukan Nusron sebagai Kepala BNP2TKI pun dilakukan oleh Presiden Jokowi. Bahkan Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Nusron pun sudah dipersiapkan dan rencananya akan dilangsungkan minggu depan.

"Kepresnya sudah siap dan sudah ditaken oleh Presiden. pelantikannya minggu depan. Pak Presiden kan hari ini ke Singapura," kata Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto di Istana Merdeka.

Terkait apa alasan Presiden memilih politikus Golkar tersebut, Andi masih enggan menyampaikannya. Walaupun demikian, ada asumsi penunjukan ini tak diherankan terlebih lagi Nusron adalah salah satu kader Golkar yang dianggap membelot dan memilih mendukung Jokowi-JK saat Pilpres beberapa waktu yang lalu. Hal ini pun terlihat jelas jika Nusron bertentangan dengan pandangan politik partai berlambang beringin tersebut.

FPI Akan Gelar Apel Akbar Tolak Ahok dan Kenaikan BBM

FPI anti Ahok
Nemukabar.com - Keberadaan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di kursi nomor satu di DKI Jakarta tampaknya belum bisa cukup tenang. Pasalnya, beberapa aliansi Ormas seperti halnya Front Pembela Islam (FPI) masih cukup semangat untuk menolak dan menggulingkannya sebagai orang nomor satu di Jakarta.

Setelah upayanya dianggap kandas pasca Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Ahok sebagai DKI 1, kini Ormas yang dinahkodai oleh Habib Rizieq tersebut akan menggelar Apel Akbar Jihad Konstitusi yang akan diikuti oleh seluruh masyarakat yang tergabung dengan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ).

Aksi long-march yang rencananya dilakukan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia tersebut akan diselenggarakan pada hari Senin (1/12/2014) sekitar pukul 08.00 WIB, hal ini pun seperti yang dilansir oleh FPI di website resmi mereka.

"GMJ akan gelar APEL AKBAR JIHAD KONSTITUSIONAL untuk LENGSERKAN AHOK dan TOLAK KENAIKAN BBM dengan Long March dari HI - DPRD - BALAI KOTA DKI Jakarta pada Hari SENIN 1 Desember 2014 jam 8 pagi s/d SELESAI." tulis FPI di webiste resmi mereka, Rabu (19/11/2014).

Selain itu, FPI juga akan mengajak GMJ untuk konsisten mendesak Koalisi Merah Putih (KMP) di DPRD DKI Jakarta untuk mengajukan mosi tidak percaya kepada sang katua DPRD DKI yang telah mengangkat Ahok sebagai pengganti Jokowi.

Dalam press release yang dimuat oleh FPI, mereka juga mengajak para elemen masyarakat dari berbagai kalangan seperti pesantren, Ulama, Habaib, Ormas dan jamaah majelis ta'lim lainnya untuk menggulingkan Ahok dari kuris nomor satu di DKI Jakarta. Bagi mereka, Ahok adalah musuh Islam.

Isu yang diangkat dalam agenda tersebut juga berbarengan dengan ketidak setujuan akan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Bagi mereka, kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut telah menyengsarakan rakyat.


Credit image : beritasatu.com